
Prodi AFI dan IAT FUH UIN Antasari Perkuat Kurikulum Berbasis OBE dan SKKNI
BANJARMASIN, fuh.uin-antasari.ac.id — Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH) UIN Antasari Banjarmasin menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung secara daring pukul 09.00–12.00 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan dan penyempurnaan kurikulum program studi agar selaras dengan capaian pembelajaran lulusan serta kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Workshop ini berfokus pada pengembangan kurikulum berbasis OBE, yakni pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada hasil dan capaian pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan. Integrasi dengan SKKNI diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan dalam mengidentifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan profesi dan dunia kerja.
Dalam pelaksanaannya, pengembangan kurikulum kedua program studi memerlukan perhatian terhadap keselarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses pembelajaran, serta metode evaluasi. Keselarasan tersebut penting agar kurikulum tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga mendukung penguasaan kompetensi mahasiswa secara terukur.
Pelaksanaan workshop ini juga membuka ruang bagi masukan dari para pemangku kepentingan (stakeholder), khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan kompetensi lulusan Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Masukan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyempurnakan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat.
Dari sisi kelembagaan, pengembangan kurikulum melibatkan koordinasi antara pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, serta pemangku kepentingan terkait. Dalam konteks FUH UIN Antasari Banjarmasin, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga mutu akademik dan memastikan arah pengembangan program studi sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi.
Melalui workshop ini, FUH UIN Antasari Banjarmasin berupaya memperkuat landasan pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, relevansi kompetensi, dan peningkatan mutu pendidikan. Hasil pembahasan diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan kurikulum Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
(Editor : Humas Fuh/Alf)




