
Prodi Tasawuf dan Psikoterapi FUH UIN Antasari Gelar Workshop Kurikulum OBE
BANJARMASIN, fuh.uin-antasari.ac.id — Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH) UIN Antasari Banjarmasin, menggelar workshop pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang UTIPD FUH dan dilaksanakan secara virtual ini merupakan bagian dari upaya penguatan dan pengembangan kurikulum agar selaras dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, tuntutan profesi, serta kebutuhan masyarakat.
Melalui pendekatan OBE, pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian hasil pembelajaran yang terukur. Pendekatan ini menempatkan capaian pembelajaran sebagai salah satu dasar dalam merancang proses pendidikan, sehingga kompetensi yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan dapat diselaraskan dengan kebutuhan setelah lulus.
Workshop tersebut menghadirkan Atika Ulfia Adlina, M.S.I., Ketua Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Sunan Kudus, sebagai narasumber secara virtual.
Integrasi kurikulum OBE dengan SKKNI menjadi bagian dari pembahasan untuk menyelaraskan capaian pembelajaran program studi dengan standar kompetensi kerja yang relevan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan profesi dan dinamika masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi FUH UIN Antasari Banjarmasin berupaya memperkuat kualitas kurikulum agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pencapaian kompetensi yang sesuai dengan profil lulusan.
Pengembangan kurikulum tersebut menjadi salah satu langkah program studi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
(Editor : Humas Fuh/Alf)




